Kalawan

yang sekarang nanti terkatakan lampau
merdu suara yang pasti menjelma parau

dekap rindu perlahan jadi jemput kematian
hangat tatapan yang berbayang dingin kebencian

tangan yang berjabat kelak dipakai membabat
kanan pun cepat berlari menuju kepalan kiri

kaki-kaki gerak serempak lalu saling sepak
cinta terserak dipungut berganti sepi paling kabut

oh, sulit sungguh kubaca beda warna pada tubuhmu.

Selamat Hari, Pahlawan!!!
Pahlawan tidaklah bermakna tunggal. Namun merupakan kumpulan individu dari berbagai masa yang pernah memberi—dalam bentuk apapun—kepada komunitas tempatnya menghirup udara. Kumpulan individu itu tidak pernah memancangkan niat untuk menjadi pahlawan di kemudian hari. Selama masih hidup, para pahlawan hanya melakukan apa yang mereka bisa dengan segala yang mereka punya. Tentu saja agar tujuan yang menjadi kepentingan bersama dalam lingkungan bisa mewujud melalui bentuk terbaiknya.

Tidak ada komentar: